Fermentasi Pakan Unggas Oleh Peternak Semarang – Sebuah Testimony

Pada tanggal 7 Nopember 2012 kami menerima sebuah surat elektronik atau email dari Pak Amin Sri Widodo yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah. Beliau adalah peternak itik dan ayam kampung sebagai usaha sambilan di sela-sela aktifitasnya sebagai PNS di KPRI Amal Bhakti Semarang. Pak Amin telah berlangganan produk Ardhi Borneo Gemilang sejak setahun terakhir dan merasakan kecocokan karena hasil ternaknya bagus sekali, begitu dituturkannya saat kami hubungi beliau melalui telepon.

Setelah kami download lampiran suratnya, berikut ini penuturan Pak Amin mengenai Ragi Tape Jerami yang dipergunakannya untuk menyiasati pakan ternaknya.

Demikianlah kisah sebenarnya dari Pak Amin Sri Widodo tanpa kami tambah atau kurangi. Sampai sekarang beliau masih tetap eksis menjalankan usaha budidaya ternak itik dan ayam kampung tanpa terlalu terganggu oleh gejolak harga pakan pabrik semenjak memakai produk Ragi Tape Jerami.

Berdasarkan analisa berbagai penelitian ampas kelapa murni memiliki kadar protein kasar yang masih relatif tinggi yaitu 11,35% dengan kadar lemak kasar 23,36%. Pemanfaatan ampas kelapa yang difermentasi Ragi Tape Jerami dalam pakan ternak unggas sebanyak 12% sangat nyata efektif dibandingkan dengan menggunakan ampas kelapa tanpa difermentasi. Hal ini ditunjukan dengan kemampuan ternak ayam kampung yang  menghabiskan  1 kg ransum dengan komposisi ampas kelapa fermentasi 12% dapat membentuk rata-rata 0,59 kg bobot hidup. Sedangkan penggunaan ampas kelapa tanpa difermentasi hanya mampu membentuk bobot hidup rata-rata 0,45 kg.

Fermentasi pada dasarnya memperbanyak mikroorganisme yang menguntungkan dan meningkatkan kualitas zat-zat makanan serta menambah aroma. Selain itu melalui proses fermentasi dengan Ragi Tape Jerami bahan pakan akan mengalami perubahan fisik dan kimia yang positif seperti rasa, tekstur, daya cerna dan daya tahan saat disimpan. Ampas kelapa mengandung serat galaktomannan 61% yang mampu menurunkan serum total kolesterol dan Low Density Lipoprotein (LDL) kolesterol 10 – 15%. Sedangkan kadar high density lipoprotein (HDL) dan trigliserida tidak berubah. Hasil fermentasi ampas kelapa mempunyai kandungan aflatoksin yang relatif aman untuk ternak. Ambang batas yang diijinkan untuk pakan ternak yaitu dengan kandungan aflatoksin < 20 ppb.

This entry was posted in Ayam Kampung, Itik/Bebek, Kisah Nyata and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

95 − 90 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>