Jangan Dibalik

Pendapat pribadi. Sebelum belajar ilmu nutrisi, kita wajib belajar dulu ilmu anatomi dan fisiologi saluran pencernaan dari paling depan (mulut) sampai paling belakang (anus). Nama lengkap ilmunya, “MOUTH, OESOPHAGUS, GASTRO AND INTESTINAL TRACT INTEGRITY”. Keutuhan traktus (organ) usus, gastro (lambung), esofagus dan mulut. Disingkat MOGITI. Ayam layer (petelur) meskipun dibuatkan pakan lengkap, seimbang dan disukai oleh ayam dengan kualitas yang baik sekalipun, bila MOGITI-nya tidak baik, tidak utuh, tidak integriti, maka sebagian akan ikut dibuang bersama kotoran (faeces). Bisa jadi SIA-SIA. Malah kata Abdel Achryan bisa jadi SIA-SIB. Contoh.Sebagian pabrikan pakan dan peternak ayam layer masih menggunakan bahan baku bungkil kelapa sawit (BKS) yang masih ada pecahan tempurung kelapanya. Bentuk pecahan tempurung kelapa ada yang tidak beraturan, pipih dan lancip, menyebabkan luka di dinding dalam saluran pencernaan. Dengan adanya luka tersebut, maka akan muncul infeksi … Lanjutkan membaca

Mengupas Kandungan Nutrisi Fried Chicken Fast Food

Fried chicken adalah sajian olahan yang terdiri dari potongan ayam yang telah dibaluri dengan tepung atau adonan berbumbu kemudian digoreng dengan berbagai macam teknik seperti pan fried, deep fried, pressure fried, ataupun air fried. Fried chicken atau ayam goreng ini sendiri termasuk makanan cepat saji (fast food) yang mudah dan sering ditemukan di mana pun, mengingat sekarang banyak sekali restoran makanan cepat saji di sekeliling kita. Tetapi, seringkali ayam goreng dikenal tidak sehat karena mengandung lemak jenuh, kolesterol, dan natrium yang tinggi, yang semuanya dapat berkontribusi pada peningkatan resiko penyakit jantung dan bahkan penambahan berat badan. Mulai dari protein, kalori, lemak, dan karbohidrat, berikut fakta dan kandungan nutrisi yang terdapat di dalam fried chicken yang dilaporkan oleh USDA (US Departement of Agriculture), dari jumlah per 100 gram. Kalori (kcal): 246 Jumlah Lemak: 12 g   … Lanjutkan membaca

Petikan Pidato Ir. Soekarno 1952 (Pangan Rakjat Soal Hidoep ataoe Mati)

Saya diminta untuk meletakkan batu pertama dari Gedung Fakultas Pertanian  Universitas Indonesia. Permintaan itu Insya Allah nanti akan saya penuhi, tetapi sebelum itu, saya hendak menyampaikan beberapa kata lebih dahulu. Dengan sengaja pidato saya ini saya tuliskan, agar supaya merupakan risalah yang nanti dapat dibaca dan dibaca lagi dan dibaca lagi oleh pemuda-pemudi kita, bukan saja dari sekolah tinggi ini, tetapi dari seluruh tanah air kita. Malah, sekarang pun saya mengarahkan kata kepada pemuda-pemudi di seluruh Indonesia itu. Sebab apa yang hendak saya katakan itu, adalah amat penting bagi kita, amat-penting bahkan ”mengenai soal mati-hidupnya” bangsa kita di kemudian hari. Karena itu, pidato saya ini agak panjang , dan peletakan batu pertama dari pada Gedung Fakultas Pertanian tak dapat kulakukan pada saat yang dirancangkan. Ya, pidato saya ini mengenai hidup mati bangsa kita di kemudian … Lanjutkan membaca