Dijual Kandang Closed House Di Bojonegoro

Kami diminta bantuan oleh Ibu Jasmin selaku pemilik untuk menawarkan kandang closed house ayam broiler yang berlokasi di Bojonegoro, Jawa Timur. Beliau sebenarnya adalah seorang pengusaha di bidang properti yang mencoba ekspansi usaha di bidang peternakan. Namun baru 2 tahun berjalan, usaha properti yang menjadi usaha pokoknya memerlukan tambahan modal kerja. Padahal usaha peternakannya telah memberi keuntungan di atas 20% sepanjang beberapa periode pemeliharaan. Keputusan sudah bulat, tekad sudah kuat untuk melepas kandang closed house ini kepada peternak yang berminat.

Kandang Bojonegoro Tampak Samping KananKandang closed house 2 lantai ini terletak di tengah hamparan persawahan dengan sirkulasi udara yang sangat baik dan jauh dari pemukiman penduduk namun daerah ini dikenal aman. Akses ke jalan besar cukup dekat sehingga memperlancar proses transportasi baik DOC, pakan maupun hasil panen.

Kompleks perkandangan dilengkapi dengan mess karyawan dengan kamar layak yang bersih, kamar mandi, TV dan kulkas. Kantor administrasi lengkap yang representatif dengan lahan parkir yang luas.

Kandang Bojonegoro 2 LantaiSistem pendukung kelengkapan operasional kandang tersedia dengan lengkap, berupa: gudang pakan, sumber air tanah dan PDAM non kaporit plus tandon penampung air ada 2 dan suplai listrik dari genset yang baik.

Dibangun di atas lahan seluas 13×125 m² kandang closed house 2 lantai ini mampu menampung total populasi 32.000 ekor ayam broiler yang dilengkapi dengan exhaust fan, tempat minum otomatis dan tempat makan ayam manual yang kondisinya masih sangat bagus.

Kelengkapan Kandang BojonegoroAdapun status lahan adalah SHM dengan mengantongi izin usaha peternakan ayam resmi dari pemerintah daerah setempat.

Kandang closed house ini ditawarkan dengan harga 2,1 M nego.

Bagi siapa saja yang berminat silakan menghubungi kami di Pemesanan. Kami siap mengatur jadwal jika ada yang ingin meninjau lokasi langsung.

Posted in Ayam Broiler, Dijual, Mesin Peternakan | Tagged , , , , , | Leave a comment

Pemanas Anak Ayam Paling Hemat Gas – Murah – Paling Aman

infrared1Anak ayam belum memiliki kemampuan untuk mengatur suhu tubuhnya sampai umur 2 minggu. Pada saat terjadi penurunan suhu dan peningkatan kelembaban udara akibat perubahan cuaca, anak ayam rawan mengalami stres. Para peternak paham bahwa keberhasilan masa brooding akan memaksimalkan potensi genetik anak ayam. Maka dari itu pemakaian pemanas untuk menjaga suhu kandang mutlak diperlukan.

Pemanas Phoenix adalah pemanas anak ayam yang paling kami rekomendasikan. Pemanas Phoenix berbahan bakar gas terbukti sebagai pemanas anak ayam yang paling efektif dan efisien dibandingkan pemanas sejenis lainnya. Panas yang dihasilkan berkisar pada suhu optimal pertumbuhan anak ayam, yakni 30 – 35C dengan tekanan gas rendah. Dan juga pemanas brooder Phoenix dilengkapi dengan reflektor yang memfokuskan pancaran panas yang dihasilkan pada daerah yang akan dipanaskan sehingga pemanas Phoenix sangat hemat gas dan sangat hemat biaya sekaligus sangat aman.

Hasil Perbandingan Pemanas Phoenix Low Preasure dengan Pemanas Semawar

Pemakaian pemanas per  1 periode =  (7 hari x 24 jam) + (7 hari  x 12 jam) = total 252 jam

 Parameter

Perhitungan biaya GAS per  1.000 ekor  ayam

Perhitungan Biaya*Dengan harga LPG Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi Nopember 2014
Pemanas Phoenix
Posted in Ayam Broiler, Mesin Peternakan, Solusi | Tagged , , , , , | 2 Comments

Kisah Sukses Peternak Ayam Pullet Dari Malang

Kisah Pak SupandriKali ini kami akan mengangkat kisah sukses peternak ayam pullet bernama Bp. Supandri yang beralamat di Dukuh Kecopokan, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Diawali rasa penasaran kami dari seringnya Bp. Supandri memesan produk dari arboge.com yaitu Avispro dan Viterpan. Kok seperti ketagihan sekali peternak kita ini. Jadilah kami berangkat menempuh perjalanan 5 jam dari Jember ke Malang.

Kami tiba di Sumberpucung sekitar pukul 10.30 hari itu Senin, 12 Januari 2015. Disambut Bp. Supandri sekeluarga dengan penuh keramahan, kami berbincang-bincang di rumahnya. Ternyata Bp. Supandri adalah anggota TNI AL yang bertugas di Surabaya tapi sudah memasuki masa persiapan pensiun. Sejak tahun 2012 dirintisnya usaha peternakan ayam pullet yang berlokasi persis di sebelah rumahnya tak jauh dari area genangan bendungan Karangkates.

Ayam Pullet Milik Pak SupandriSudah 7 periode pemeliharaan dilaluinya, 5 periode terakhir bersama produk-produk arboge.com alhamdulillah diperolehnya pengakuan dari perusahaan inti PT. Karyatama sebagai peternak mitra terbaik. Perhitungan hasil budidaya terbaik. Mutu pullet terbaik. Produksi pullet paling diminati. Saat kami tanya kunci rahasia kesuksesannya apa, dijawab dengan tegas ala anggota TNI, kuncinya adalah Avispro dan Viterpan!

Populasi 5.500 ekor divaksin secara lengkap, obat-obatan dari inti hanya dipakai 1/3 dari jatah program, Avispro mutlak dipakai tiap hari dengan dosis 1 cc/liter air pagi dan sore saat ayam sehat, dosis 5 cc/liter air saat ayam kurang sehat. Hasilnya ayam kebal terhadap serangan penyakit. Viterpan diberikan dengan dosis 1 cc/liter air tiap hari. Hasilnya pertumbuhan ayam baik, pakan irit (sudah beberapa periode ada kelebihan jatah pakan yang tak dipakai, sementara bobot ayam 13 ons sudah tercapai), kotoran kering, minim lalat, dan yang paling fenomenal adalah pullet produksi Bp. Supandri sudah mulai bertelur pada umur 110-115 hari (saksikan penuturannya langsung videonya di sebelah kanan artikel ini atau klik http://youtu.be/R7rx6cMWGFU).

Kandang Ayam Pullet Pak SupandriHaru dan bahagia kami rasakan saat menyimak kisah Bp. Supandri yang diceritakan secara bersemangat, gembira dan apa adanya.

Semoga kesuksesan beliau bisa diteladani para peternak lain, khususnya peternak ayam pullet guna bisa menghadirkan ayam pullet yang sehat dan produktif bagi bagi para peternak ayam petelur. Jayalah dan berbahagialah peternak Indonesia.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Posted in Antibiotik, Ayam Petelur, Kisah Nyata, Nutrisi Ternak, Probiotik, Solusi | Tagged , , , | Leave a comment