Ayam Mati Mendadak Terlentang?

Beberapa hari yang lalu saya berbincang dengan Pak Alif  Rokhman via handphone. Pak Alif berprofesi sebagai Technical Service di perusahaan kemitraan ayam broiler ‘Mustika’ Semarang yang wilayah kerjanya mulai dari Kabupaten Semarang  sampai ke Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Kami banyak mendiskusikan persoalan sekitar ayam broiler khususnya di periode menjelang akhir tahun dan di tengah musim penghujan. Dari perbincangan itu terungkap bahwa selama musim penghujan berlangsung banyak sekali ayam broiler yang mengalami penyakit perut kembung sehingga ayam sulit untuk berjalan, malas bergerak, kulit bagian perut berwarna merah kebiruan, nafsu makan dan minum turun, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan kematian mendadak. Matinya pun dalam keadaan terlentang, dan sebelum mati biasanya mengibaskan sayap seperti mau terbang sambil berkaok-kaok kesakitan.   Dari hasil bedah bangkai, tampak adanya cairan berwarna jernih kekuningan atau kemerahan dengan atau tanpa gumpalan fibrin, tulang pucat dan kulit kemerahan. Tembolok dan … Lanjutkan membaca

Alat Perlengkapan Kandang Ternak Ayam Broiler

Semakin dalamnya keterlibatan kami di dalam dunia peternakan unggas dan semakin tingginya tingkat kunjungan plus apresiasi para peternak unggas terhadap media online Ardhi Borneo Gemilang menjadi dorongan yang kuat bagi kami untuk lebih menghadirkan informasi yang diperlukan. Melalui media komunikasi yang ada, para pengunjung situs ini telah menginspirasi kami untuk berinovasi dan meluncurkan teknologi produk herbal alami berkualitas tinggi seperti: Avispro-antibiotik herbal alami berspektrum luas pertama dan satu-satunya di Indonesia, Viterpan-probiotik herbal alami dengan kandungan mikrobia positif paling lengkap di kelasnya dan sudah terbukti secara luas dari Sabang sampai Merauke dan Protexol-anti bau kotoran ternak instan ‘gak pake lama’ hanya dalam hitungan detik setelah aplikasi mampu meredam bau kotoran ternak sampai 90%. Masih ada lagi beberapa bakal produk terobosan baru yang sedang kami uji coba dengan mengikuti standar acuan kami, yaitu harus menunjukkan hasil sesuai … Lanjutkan membaca

Waspadai Penipuan Cerdas!!!

Ini kejadiaannya baru hari Rabu, 2 November 2011, ini cerita saya dapat dari kakak teman saya yang kerja di BCA (pelaporan dari nasabah). Kronologisnya cukup rumit, semoga saya bisa menyampaikannya dengan baik sehingga bisa dimengerti semua. Kronologis: P = Penipu K1 = Korban ke-1 K2 = Korban ke-2 ‘P’ membeli barang seharga Rp 150.000,- ke ‘K1’, otomatis dia meminta No.Reknya ‘K1’ untuk melakukan pembayaran sebesar Rp 150.000,- itu. Kemudian pada saat yang bersamaan ‘P’ menjual barang lain ke ‘K2’ seharga Rp 650.000,- Di sini ‘P’ bukannya memberi No.Rek dia ke ‘K2’ malah memberi No.Rek kepunyaan ‘K1’. Akhirnya ‘K2’ transfer ke ‘K1’ yg dikiranya No.Rek si ‘P’. Nah kemudian si ‘P’ telp ‘K1’ bilang bahwa dia transfer kelebihan Rp 500.000,- (yang seharusnya transfer Rp 150.000,- malah masuk Rp 650.000,-) Si ‘K1’ setuju untuk mengembalikan Rp 500.000,- … Lanjutkan membaca